Twente Tertahan Imbang 0-0 di Kandang Olympiacos, Mees Hilgers Cedera Lagi

project7alpha – FC Twente harus puas bermain imbang 0-0 melawan Olympiacos dalam lanjutan Liga Europa 2024/2025 di Stadion Georgios Karaiskakis, Athena, Yunani, Jumat (13/12/2024) dini hari WIB. Selain gagal meraih kemenangan, Twente juga kehilangan salah satu pemain andalannya, Mees Hilgers, yang mengalami cedera di babak pertama.

Twente memulai laga dengan percaya diri dan langsung menekan pertahanan Olympiacos di menit-menit awal. Peluang besar pertama datang pada menit kedelapan ketika Michel Vlap terlibat duel di kotak penalti yang berujung pada handball pemain belakang Olympiacos. Wasit asal Prancis tanpa ragu menunjuk titik putih, namun sayangnya, Ricky van Wolfswinkel yang menjadi algojo gagal mengeksekusi penalti setelah tembakannya berhasil ditepis kiper Kostas Tzolakis.

Masalah datang untuk Twente di pertengahan babak pertama. Youri Regeer harus ditarik keluar karena cedera dan posisinya digantikan oleh Sayf Ltaief. Tidak lama berselang, giliran Mees Hilgers yang terpaksa keluar lapangan. Gustaf Lagerbielke masuk untuk menggantikan Hilgers, membuat pelatih Joseph Oosting harus melakukan perubahan strategi di tengah laga.

Twente kembali ke lapangan dengan formasi yang tidak berubah. Namun, berbeda dengan babak pertama, Olympiacos lebih mendominasi penguasaan bola di awal babak kedua. Didukung oleh sorakan fans di stadion, Olympiacos berusaha menekan. Meski begitu, Twente tetap mampu melancarkan serangan balik berbahaya. Salah satu peluang terbaik mereka datang melalui Anass Salah-Eddine, yang tembakannya hanya melambung tipis di atas mistar gawang.

twente-tertahan-imbang-0-0-di-kandang-olympiacos-mees-hilgers-cedera-lagi

Tekanan terus meningkat di kubu Twente. Pada menit ke-60, Olympiacos hampir memecah kebuntuan ketika Ayoub El Kaabi mendapat ruang untuk menembak, tetapi bola justru melayang di atas gawang. Twente juga mencoba peruntungannya melalui Sem Steijn yang melepaskan tembakan dari luar kotak penalti di menit ke-70, namun kiper Olympiacos kembali sigap menggagalkan peluang tersebut.

Twente gagal membungkus poin penuh dalam lawatan ke markas Olympiacos. Mees Hilgers dkk ditahan imbang 0-0, artinya hanya bisa membawa pulang satu poin. Cedera yang dialami Mees Hilgers menambah daftar panjang masalah cedera yang dialami pemain Timnas Indonesia tersebut. Twente kini harus segera memulihkan kondisi pemainnya dan merancang strategi baru untuk pertandingan selanjutnya di Liga Europa.

Mees Hilgers Bermain Penuh, FC Twente Tunduk 0-1 dari Union Saint-Gilloise di Liga Europa

project7alpha – Pemain Timnas Indonesia, Mees Hilgers, tidak mampu berbuat banyak ketika timnya, FC Twente, kalah 0-1 dari Union Saint-Gilloise dalam lanjutan Liga Europa, Jumat (29/11) dini hari WIB. Hilgers bermain sebagai starter dalam pertandingan kelima melawan klub asal Belgia tersebut.

Twente sudah tertinggal 0-1 lewat gol Mohammed Gadafi Fuseini pada menit ke-11. Klub asal Belanda itu mencoba menyamakan kedudukan, namun tak banyak peluang yang tercipta. Skor 0-1 untuk tim tamu bertahan hingga babak pertama usai.

Pada babak kedua, Twente langsung mengubah taktik dengan memasukkan tiga pemain sekaligus yakni Alec Van Hoorenbeeck, Bas Kuipers, dan Sam Lammers. Mereka menggantikan Max Bruns, Gijs Besselink, dan Daan Rots. Namun, tak banyak peluang yang tercipta pada babak kedua ini.

mees-hilgers-bermain-penuh-fc-twente-tunduk-0-1-dari-union-saint-gilloise-di-liga-europa

Mees Hilgers pun diganti oleh Gustaf Lagerbielke pada menit ke-87. Sampai wasit meniup pluit akhir babak kedua, skor tak berubah. Kekalahan ini menambah daftar buruk penampilan Twente di kancah Eropa. Twente belum meraih kemenangan dalam lima laga yang sudah dilakoni, dengan tiga hasil imbang dan dua kekalahan. Twente kini berada di peringkat 29 dengan tiga poin.

Mees Hilgers bermain penuh selama 87 menit, namun tidak mampu mencegah kekalahan Twente dari Union Saint-Gilloise. Gol tunggal Mohammed Gadafi Fuseini pada menit ke-11 menjadi penentu kemenangan bagi tim tamu. Twente mencoba mengubah taktik dengan memasukkan tiga pemain baru di babak kedua, namun upaya mereka tidak membuahkan hasil. Kekalahan ini membuat Twente masih kesulitan meraih kemenangan di kompetisi Eropa.